Bandung Dan Kenangan, Perasaanku Sedang Tidak Baik - Baik Saja
pixabay.com/ariftsm/Panoramic tea plantation, Bandung, Indonesia
Dan Bandung bagiku selalu punya kata besok. Dulu saat ditanya aku selalu bilang "Besok ke Jogja ya, atau kita ke Bandung ya".
Kata yang semacam magic, jika di dengar sekilas seperti doa yang ku langitkan. Semoga kata besok terus ada.
Hatiku mungkin sudah jauh meninggalkan Jogja. Sampai aku tidak mampu untuk bercerita lebih jika Jogja pernah seindah itu di hatiku. Aku pernah bilang jika aku akan kembali ke Jogja untuk memperlihatkanmu bahwa doa yang ku agungkan ada di Jogja.
Tapi ini bukan tentang Jogja, ini tentang aku dan Bandung.
Bandung hari ini mendung, seperti perasaanku, aku takut jika Bandung hujan. Aku ingin tinggal disini lebih lama. Tapi aku hanya akan senang dalam beberapa hari saja, setelahnya aku bisa jadi akan hilang. Itu kata dilan, bukan kataku.
Aku sendiri bingung mengatakan besok Bandung seindah apalagi ya ..
Sore ini keindahan Bandung tertutup mendung, apalagi jalanan yang biasa ku lewati terpantau rame dan macet.
Apa kali ini aku datang ke Bandung disaat yang tidak tepat, disaat perasaanku tidak sepenuhnya hendak ke Bandung.
Ada apa di Bandung hari ini, bahagia perjalanan seperti tahun lalu tidak kutemukan. Apa yang membuat hatiku tidak tenang. Adakah yang membuat perjalananku tidak menyenangkan. Sepanjang perjalanan yang kutemui, tempat - tempat seindah kota kembang terasa kosong, terasa hampa. Aku sampai lupa, apa yang kujanjikan pada diriku tahun lalu di kota ini.
Bahkan sempat tidak menikmati apapun aktivitas yang kulakukan di kota ini. Aku bahkan tidak bisa menulis, tidak bisa bercerita. Perjalanan kali ini membuatku tidak berkesan apa - apa.
Ini bukan soal Bandung saja, mungkin perasaanku yang tidak sepenuhnya ku bawa. Atau ada hal yang hendak ku sampaikan tapi belum terlaksana. Entahlah yang jelas hari ini Bandung begitu mendung.
CATATAN: Aku mungkin bersalah, tapi Bandung tidak. Semoga aku kembali lagi kesini dengan perasan seperti tahun lalu. Ya Allah, terima kasih. Atas pelajaran yang engkau berikan dan ku sebut nikmat. Terima kasih sudah kembali mengajarkan aku harus bersyukur hari ini.

0 Komentar