Malam tahun baru menyambut 2020, ya penghabisan tahun 2019 sudah hampir berakhir. Sekarang tingal menghitung mmundur yang tidak akan kembali pada detik yang tinggal kenangan. Sepertinya tadi malam masih hangat dalam kenangan semua orang bersorak, berteriak menghitung mundur menyambut 2020 meninggalkan 2019.

Kenangan yg sepertinya akan lebih indah di hari esok.

Malam ini, Tifani hanya duduk-duduk saja di balkon rumahnya. Seorang anak yang terlihat sendiri di tengah ramai suara.

Kemudian seorang bidadari tak bersayap mengampirinya, dengan menebarkan senyum indah dan menghampirinya. "Ni, kenapa kamu ?" bukankah keluarga sedang asik bermain kembang api, ngga mau ikut nak ?"

Sesosok anak yang dipanggil ni itu menoleh dan kemudian diam. Mata mereka saling berpandang hingga akhirnya mereka tertawa.

"Ni, hanya takut bunda. Tangan ni terbakar seperti sosis buatan maak Ica." kemudian tertawa

“Lantas apa yg kamu renungi ni, bunda tahu sosis bakar itu adalah kesukaan kita semua toh" jawab bunda sambil duduk dan membelai rambut tifani.

“Ni, hanya ingin tanya bunda. Menurut bunda, apakah resolusi 2020 itu bunda?” kata anak itu sambil menatap ibunya.

"tak bisa bunda jawab, mungkin papa mu bisa menjawabnya, sekarang bangkitlah dan temui dia, papa mu akan menceritakan semua” kata bunda sambil memberi aba-aba silahkan sebagai tanda agar anaknya bangkit dari tempat duduk nya.

Tifani kemudian melangkahkan kakinya menemui ayahnya yang tengah asik duduk di ayunan. Tifani mengelus pundak papanya dan menempatkan diri duduk disebelahnya. Papa yang terlihat keget ketika anak cantik kesayangannya menghampirinya, malah mengajak bercanda.

“Ni, sosis buatan mak Ica emang paling nikmat, papa saja hampir menghabiskan 4 sosis” sambil memamerkan piring yang ada ditangan dengan tusuk sosis yang telah ludes.

“haha, Ni sudah 6 loh pa, bagaimana bisa papa kalah dengan ni. Huhuhu” ni kemudian menyandarkan diri kepundak papanya.

Papa kemudian menyesuaikan posisi duduk, meletakkan piring sosisnya dan mulai bertanya seris kepada anaknya.

“Ni, ada apa. Jangan bilang ni menghampiri papa hanya untuk bertanya sudah berapa tusuk sosis yang papa habiskan” sesaat papa mulai melirik pada bunda yang telah memberi kode dengan senyum berbinar.

“Bunda minta ni, untuk bertanya pada papa. Apa arti resolusi tahun 2020?” jawab ni memamerkan kedua tangan sebagai isyarat yang menunjukkan angka dua dan nol.

Papa mulai mebuka pembicaraan serius tapi dengan wajah yang konyol. “pergantian tahun hanya berupa waktu, karena untuk menuju 2020 kita meninggalkan 2019. Bagini coba ni tanyakan pada diri ni sendiri, apa yang telah ni raih dan dapatkan di 2019 dan apa yang belum bisa ni raih” papa menatapnya.

“kalo menurut ni, harus ada target baru di 2020, mungkin bisa jadai semua hal yang di 2019 telah ni raih, namun jika masih ada beberapa hal yang ada di 2019 belum berhasil ni lakukan, mungkin bisa jadi. 2020 ni mendapat kesempatan untuk meraihnya. Papa yakin. Yang terpenting, 2020 harus dijalani lebih baik dari 2019. Dengan semangat baru dan karya-karya baru” lalu papa menoleh pada bunda dan berkata “bukan begitu bunda” sambung papa

Bunda tersenyum dan menatap tifani “ Ni sudah mendapatkan jawabannya bukan, sekarang ambil sosis-sosis nikmat ini, nanti kehabisan dimakan papa” kata bunda sambil memberikan piring berisi sosis enak.

Tifani mengambil piring dan kemudian berkata “Iya bunda, ni mengerti sekarang” lalu ni mengambil sosis dan menghadapkan pada papa.

“Sosis buatan Mak Icah, memang paling the Best papa, sekarang papa harus tunggu sosis yang masak berikutnya” kata tifani sambil mengerlingkan matanya dan tersenyum kepada bunda.

“terima kasih Bunda, terima kasih Papa” kata tifani sambungnya

Kemudian mengangkat sosis dan mengacungkan seperti memberi isyarat sebuah janji “Salah satu resolusi ni di 2020, adalah membuat karya yang belum ni selesaikan dan menjadikan itu sebagai hadiah untuk papa dan bunda” sambungnya.

Kemudian bunda, papa dan tifani kompak tertawa dan mengatakan “Aamiin” bersama-sama.

ya begitulah ceritanya

keluaga kompak tifani yang asik main kembang api ~

selamat datang 2020

-AN-