PERTEMUAN YANG TIDAK KUDUGA
Aku mulai berjalan menuju tempat yang paling
menyenangkan. Hari ini aku sedikit terlambat, waktu sudah menunjukan pukul
12.30. Masih ada waktu sekitar 30 menit sebelum dibuka pintu perpustakaan. Ini
seperti hari biasanya. Aku kembali datang keperpustakaan untuk belajar. Bisanya
aku datang dari pagi tapi hari ini aku datang tengah hari. Kebetulan sebelumnya
aku sudah memesan makanan kesukaanku. Akhirnya aku memutuskan untuk makan siang
terlebih dahulu.
Aku mulai melihat sekeliling, mencari tempat yang enak
dan nyaman untuk menghabiskan makan siangku ini. Ada satu kursi yang ada
diujung cukup nyaman. Aku menuju kursi tersebut. Sebelum aku menuju kursi
tersebut aku melewati beberapa orang yang di barisan kursi taman.
Nampak seorang lelaki yang tak asing, sepertinya aku
mengenalnya. Dan aku mulai tertawa, dari mana aku mengenalnya. Dan menurutku
itu hanya perasaanku saja. Aku tak memperhatikan kembali laki-laki itu. Aku
malah sibuk dengan makan siangku. Aku menikmati makan siangku dengan sangat
senang hati, sebelum masuk perpustakaan aku mulai membereskan barang-barang
yang ku bawa. Dan siap mengantri di depan pintu masuk perpustakaan. Aku cukup
kerepotan, karena hari ini aku membawakan barang-barang yang akan aku berikan
kepada temanku sebagai hadiah. Plastik besar ini begitu menyusahkan. Belum lagi
ada dua tas yang harus aku bawa.
Aku akhirnya menemukan ruangan yang biasa aku datangi.
Aku bersiap menuju kursiku. Kutata semua barang-barangku agar tak menggangu
waktu belajarku. Betapa terkejut aku ketika terlihat dikursi depanku sepertinya
orang yang kutemui beberapa saat lalu dikursi taman ada diruangan yang sama.
Aku mulai bergumam, orang ini sepertinya tak asing denganku. Tapi apa aku
merasa sekarang menjadi orang yang cukup mengenalnya. Ah, mungkin ini hanya
sebuah kebetulan saja.
Memang terkadang manusia terlihat begitu familiar,
tapi tidak berarti kau pernah mengenalnya. Benar juga ada banyak orang yang
kutemu selama disini. Bisa jadi dia hanya mengingatkan aku akan orang-orang
yang kutemui sebelumnya.
Ruangan Perpustakaan, September 2020
0 Komentar