PERTEMUAN YANG TAK SENGAJA II

Masih ingat dengan ceritaku minggu lalu. Tentang seorang yang aku temui namun wajahnya tak asing dalam ingatan. Setelah kejadian itu pertemuan kembali terjadi. Oh, ternyata kita selalu bertemu dalam ruangan yang sama. 

Pertemuan yang kemarin tidak sengaja itu kembali terjadi. manusia itu seperti ditakdirkan bertemu kembali. Sudah hampir 1 minggu aku bertemu diruangan yang sama. Bahkan dihari yang indah ini, aku kembali bertemu lagi dengan orang ini. Aku merasa, selain dia beberapa orang diruangan ini tidak asing. Dalam benakku sepertinya semesater ini akan aku habiskan bertemu dengan mereka.

Selain dia ada seorang wanita yang berada di kursi depanku, Dia adalah wanita yang rajin. Menurutku pemandangan ini akan bukan hanya terjadi kemarin saja, hari ini dan besok lusa. Akan ada kemungkinan terbesar orang yang kutemui diruangan ini berikutnya adalah mereka lagi, lagi dan seterusnya.

Ya, sudah sejak minggu-minggu ini kuhabiskan waktu perpustakaan dan orangnya adalah mereka. Aku sering menundukan kepalaku ketika datang sebagai tanda menghormati mereka sebagai salam sapa. Aku berharap mereka juga menganggap kehadiranku. Kadang ketika berpandang tidak sengaja kami saling melemparkan senyum. Wanita itu, laki-laki itu dan semuanya.

Bersama dalam minggu ini tidak juga bisa dianggap memecahkan keheningan. Mungkin inilah potret ketika tidak adanya komunikasi. Meskipun ada 8-9 orang diruangan ini, kami tidak pernah saling menggangu. Semua sibuk dengan kegiatan masing-masing. Anggap saja tidak ada orang dirungan ini. Kadang merasakan orang yag\ng sering ditemui tidak bisa didekati tapi orang yang tidak pernah bertemu tapi berkomunikasi serasa ada dekat sekali.

Bagaimanapun, terima kasih sudah mengisi blogku minggu ini, ketika tidak ada yang bisa kutulis, aku menuliskan ucapan terima kasihku untuk kalian. Jika setelah pandemi selesai dan bertemu kembali, mungkin kita bisa berkomunikasi dan menjadi cerita jika kita pernah bertemu semester ini. Disana dalam ruangan yang sama.

 

Ruang Perpustakaan, 28 Oktober 2020