ISTIRAHATLAH TAPI JANGAN TERTIDUR

Jiwa ini sama seperti raga yang butuh untuk dibersihkan setiap waktu. Jika raga dibersihkan dengan mandi dan perawataan juga olahraga agar tampak ideal begitu juga dengan jiwa perlu dimandikan dan disirami dengan cara mendengarkan banyak tausiah atau nasihat agar menjauhkan diri dari hal-hal yang menyebabkan hasad dan dengki. Caranya mudah sekali dengan perbanyak istigfar dan berusaha mendengarkan hal-hal baik. Jika melihat atau mendapatkan hal-hal yang tidak baik, sebaiknya pergi dan segera menghindar mencari tempat yang lebih aman dan nyaman.

Jika jiwa sudah berikhtiar untuk disirami dengan niat dan perbuatan  yang baik. Lambat tapi pasti mengajarkan jiwa menjadi bersih dari sifat hasad dan dengki. Jika belum mampu melakukan nya sendiri, maka mulailah dengan berkumpul bersama-sama dengan orang yang baik dari lingkungan yang baik. Sehingga yang kita dengarkan adalah hal yang baik.  Dengan melihat kenyataan jika kita berada di zaman yang cangih tidak akan mengurangi rasa syukur dan kebaikan. Banyak media yang bisa memenuhi kebaikan untuk jiwa dengaan media sosial yang baik. Dizaman sekarang ingatlah untuk ambil kebaikan dan untuk diterapkan, jika mendapatkan sebuah keburukan maka tinggalkanlah.

~ ini bukan sebuah catatan untuk ditulis sebagai ilmu yang menggurui, sebenarnya saya adalah guru untuk diri saya sendiri. Hal ini ditulis untuk megingatkan diri ku sendiri. Jika pada kenyataan belum sesuai dengan apa yang aku doakan. Maka tulisan ini adalah mengingatkan diriku sendiri.

 

Keindahan kota Yogyakarta

Dalam doa, dibalik jendela

November 2020

-AN-