Cerita Dalam Perjalanan
Aku egois, karena aku ingin memiliki seseorang yang dapat menggenggam tangaku dengan kesetiaan. Dengan erat dia membawaku berlari menghadapi kehidupan. Aku dengan senang hati mengikuti.
Bisakah ku temukan dia ? meskipun tak pernah berjumpa sebelumnya. Meskipun arah tidak pernah salah, dan masa tidak pernah terlambat.
Aku tidak boleh egois, Batinku. Harapan itu masih panjang. Sejalan dengan syukur dan doa yang selalu aku langitkan, entah untuk siapa. Biarkan tuhan mengatur kebahagian. Seperti yang ku tahu bahagia terkadang tidak melulu soal hati. Tapi hati bahagia itu dapat menciptakan bahagia yang tidak datang sendiri.
Jakarta, November 21
(Alih-alih berharap bisa mencintai kota budaya seperti Bali dan Jogja, ternyata kini aku terhipnotis dengan Jakarta. Aku ingin pulang)

0 Komentar