Kenangan Agustus 2019

Hari ini tepat 2 bulan aku merantau dan menetap menjadi warga di Kota Yogyakarta. Berbeda dari trip sebelumnya yang biasa aku lalui. Tidak terasa tinggal disini sangat menyenangkan bahkan lebih menyenangkan dari kota kediri yang sebelumnya menjadi kota kenanganku.

Hari ini adalah hari yang spesial untukku, dan hari spesial juga untuk seseorang yang baru aku kenal. Hari ini aku berencana untuk hadir di acara spesial yang menjadi satu moment spesial seseorang penyelamatku. Berawal dari rasa keingintahuan dan bertanya pada grup whatsapp di grup bulan lalu ternyata dari sekian banyak orang. 

Alhamdulillah ada seseorang yang mau membantuku. Kesalahan kecil kelupaan password, manusia baik ini membantuku. Bagiku dia penyelamat, dia guru, dan panutan. Sejak hari itu aku percaya dan menyadari bahwa jogja benar- benar indah dengan keramahan warganya. Tuan penyelamatku.

Siang ini aku berencana datang untuk memberinya sedikit hadiah dihari spesialnya, hari kelulusannya. Aku membawa hadiah kecil untuknya sebagai ucpan rasa terima kasihku. Kebetulan juga hari ini aku juga datang menghadiri hari spesial teman baikku di UIN Sunan Kalijaga.

Obrolan sederhana, senang rasanya dia mengizinkan aku bertemu dengannya. Jauh-jauh aku datang karena aku tidak melihatnya, akhirnya aku coba menghubunginya untuk menanyakan lokasinya. Tapi jawaban berbeda aku dapatkan membuatku sedikit bersedih. 

Dalam balasan pesan singkat itu ia menyatakan agar aku tidak perlu datang karena acara sudah selesai. Dia dan keluarganya akan segera pergi untuk makan dan berfoto keluarga. Sedih rasanya tidak bisa menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih untuknya. Akhirnya hari ini aku gagal untuk berjumpa dengannya.

Semakin sedih rasanya ketika, setelah aku sadari siapa diriku ini untuk dia. Memang tidak penting untuk pertanyaan tersebut. Hadiah kecil itu akhirnya aku titipkan untuk seorang ibu baik yang ada di sampingku meski aku tak mengenal beliau. Dan aku putuskan untuk kembali bergabung menemui teman-temanku.

Aku harus meninggalkan kesedihan hari ini untuk sementara, sebab aku tak boleh melewatkan hari spesial juga bagiku. Hari ini adalah hari ulang tahunku. Sebenarnya aku sedih ketika ulang tahun tidak berada bersama keluargaku. Tidak bisa mencium tangan ibu untuk meminta doa. Tapi jogja memang selalu indah. Di hari ulang tahunku tahun ini, aku masih diberikan hadiah dan dapat merayakan bersama teman baruku.

Ulang tahun kali ini berat namun aku tetap bersyukur. Aku dipertemukan dengan banyak orang baik. Dan aku mendoakan tuan penyelamatku untuk berbahagia selalu. Dan aku berharap selama aku ada di jogja aku diberikan kesempatan untuk bertemu dengannya walaupun sesaat entah kapan dan dimana. Aku selalu mendoakan keberkahan dan kebaikan serta keselamatan untukmu tuan penyelamat. Semoga Allah membalas semua kebaikanmu. Mr. A

Agustus 2019

-AN-